KAI Daop 6 Yogyakarta Perbaiki JPL 739, Warga Diminta Waspadai Rekayasa Lalu Lintas

KAI Daop 6 Yogyakarta Perbaiki JPL 739, Warga Diminta Waspadai Rekayasa Lalu Lintas

KAI Daop 6 Yogyakarta Perbaiki JPL 739, Warga Diminta Waspadai Rekayasa Lalu Lintas--Ist

YOGYAKARTA, LAMPUIJO.CO.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 YOGYAKARTA kembali melakukan langkah peningkatan keselamatan operasional perjalanan Kereta Api melalui program pemeliharaan dan peningkatan kualitas infrastruktur perkeretaapian. Salah satu kegiatan yang dilakukan yakni perbaikan perlintasan sebidang JPL 739 KM 541+463 pada jalur Patukan–YOGYAKARTA.

Perlintasan yang berada di Jalan HOS Cokroaminoto, Tegalrejo, Kota Yogyakarta tersebut akan mendapatkan penanganan berupa perbaikan geometri jalan rel serta pemasangan CLC (Concrete Level Crossing). Pekerjaan ini bertujuan meningkatkan keandalan konstruksi perlintasan sekaligus mendukung keselamatan bagi perjalanan kereta api maupun masyarakat yang melintas.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa perbaikan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas dan keandalan prasarana perkeretaapian.

"Perawatan perlintasan sebidang menjadi salah satu upaya KAI Daop 6 Yogyakarta untuk memastikan kondisi infrastruktur tetap optimal. Dengan prasarana yang terjaga, keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan dapat semakin ditingkatkan," ujar Feni dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (7/9/2026).

BACA JUGA:Pemkot Yogyakarta Dorong 14 Kemantren Gali Potensi Budaya Lewat Festival Babad Siti Kemantren #4

Pekerjaan perbaikan dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai Selasa, 8 September 2026 hingga Minggu, 13 September 2026. Pelaksanaan dilakukan secara bertahap agar proses pekerjaan dapat berjalan sesuai standar teknis dan tetap memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi.

Tahap awal pekerjaan akan dilakukan pada jalur hulu JPL 739 KM 541+463 mulai Selasa, 8 September 2026 pukul 00.01 WIB hingga Kamis, 10 September 2026. Pada waktu tersebut, pengaturan kendaraan di sekitar perlintasan akan menerapkan sistem buka-tutup pada sebagian ruas jalan sisi selatan, yakni pukul 00.00 WIB sampai 05.00 WIB.

Setelah itu, pekerjaan berlanjut pada jalur hilir mulai Jumat, 11 September 2026 pukul 00.01 WIB hingga Minggu, 13 September 2026. Rekayasa lalu lintas kembali diterapkan dengan sistem buka-tutup, kali ini pada sebagian ruas jalan sisi utara.

Sebelum pekerjaan utama dimulai, KAI Daop 6 Yogyakarta terlebih dahulu melakukan pembongkaran aspal pada area perlintasan. Selama proses tersebut berlangsung, kendaraan masih dapat melewati jalur yang tidak terdampak pekerjaan.

Pada kondisi tertentu, penutupan penuh akses jalan akan dilakukan selama sekitar 180 menit atau tiga jam. Penutupan ini diperlukan untuk mendukung aktivitas alat berat excavator serta tahapan pekerjaan konstruksi lainnya.

BACA JUGA: BULOG Yogyakarta Kembali Salurkan Beras SPHP di Pasar Beringharjo, Harga Beras Dipantau Ketat

Lingkup pekerjaan mencakup penggantian bantalan lama dengan bantalan CLC baru, penggantian material balas atau kricak yang sudah mengalami penurunan kualitas, serta kegiatan pengangkatan dan penataan listrang menggunakan peralatan HTT dan mesin KPJR.

Dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut, KAI Daop 6 Yogyakarta juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Dinas Perhubungan dan Kepolisian, guna membantu pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Feni mengimbau masyarakat yang melintas di kawasan tersebut untuk mematuhi arahan petugas, memperhatikan rambu lalu lintas, dan mengikuti rekayasa perjalanan yang telah disiapkan selama pekerjaan berlangsung.

Tag
Share
Berita Lainnya