Pemkot Yogyakarta Dorong Perluasan Sasaran MBG untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita

Pemkot Yogyakarta Dorong Perluasan Sasaran MBG untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita

Pemkot Yogyakarta Dorong Perluasan Sasaran MBG untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita--Ist

YOGYAKARTA, LAMPUIJO.CO.ID – Pemerintah Kota YOGYAKARTA mendorong perluasan sasaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita atau kelompok 3B.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan mengatakan perluasan sasaran tersebut diperlukan untuk memenuhi kebutuhan asupan gizi kelompok 3B sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting.

"Perluasan sasaran MBG kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita terus kita dorong, karena kelompok 3B ini membutuhkan asupan tambahan untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang sekaligus mempercepat penurunan stunting," kata Wawan, Senin (7/9/2026).

Hal tersebut disampaikan setelah Pemkot Yogyakarta bersama Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Aby Ismawan meninjau pelaksanaan MBG di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sorosutan 3 dan SMP Negeri 10 Kota Yogyakarta.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan program, mulai dari pengolahan makanan, pengemasan hingga distribusi kepada penerima manfaat.

BACA JUGA:Yuliantono Pimpin Karang Taruna Kota Yogyakarta 2026-2031, Bidik Penguatan Pemuda di 45 Kelurahan

Aby mengatakan pelaksanaan MBG harus tetap mengutamakan pemenuhan kebutuhan gizi. Pengelola SPPG dapat menyesuaikan menu dengan masukan penerima manfaat, tetapi tidak boleh mengorbankan standar gizi.

"Jangan kita mengikuti selera tapi gizinya nol. Itu tidak baik. Tetap yang diutamakan gizi," ujar Aby.

Menurutnya, SPPG tetap dapat berkreasi dalam mengolah menu selama memenuhi standar keamanan pangan, kebutuhan gizi, dan tata kelola yang ditetapkan pemerintah.

Pemerintah pusat dan daerah juga memperkuat koordinasi melalui pembentukan satuan tugas (satgas). Satgas di daerah diharapkan dapat mempercepat pemantauan serta penanganan apabila ditemukan persoalan dalam pelaksanaan MBG.

Wawan mengatakan hasil peninjauan di SPPG Sorosutan 3 menunjukkan pelaksanaan program berjalan baik. Pengaturan alur kerja dan pembagian porsi telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi penerima manfaat.

"Tadi alhamdulillah kita kunjungan dengan Pak Aby. Alurnya sudah sangat bagus, kemudian cara porsian dari gizinya juga sudah diperhitungkan dengan benar," ungkap Wawan.

BACA JUGA:KAI Daop 6 Yogyakarta Perbaiki JPL 739, Warga Diminta Waspadai Rekayasa Lalu Lintas

Pemkot Yogyakarta, lanjut dia, akan memperkuat koordinasi antara satgas, perangkat daerah, dan SPPG untuk memastikan pelaksanaan MBG di wilayah Kota Yogyakarta dapat dipantau secara optimal.

Tag
Share
Berita Lainnya