Rombongan Bhikkhu Peserta 'Indonesia Walk for Peace 2026' Tiba di Yogyakarta, Disambut Hangat Warga

Rabu 27-05-2026,22:25 WIB
Reporter : Faqih
Editor : Alvin Septian

YOGYAKARTA, LAMPUIJO.CO.ID — Rombongan bhikkhu peserta “Indonesia Walk for Peace 2026” akhirnya tiba di Kota Yogyakarta pada Senin (25/5/2026) dalam rangkaian perjalanan spiritual menyambut Hari Raya Waisak 2569 BE. Kehadiran para bhikkhu disambut hangat masyarakat, umat Buddha, serta pemerintah daerah sepanjang perjalanan menuju pusat Kota Yogyakarta.

Pembimbing Masyarakat Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Pandu Dinata menjelaskan, rombongan sebelumnya diterima di kawasan Royal Ambarrukmo sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kantor Gubernur DIY dan kawasan Jalan Malioboro.

“Hari ini tepat tanggal 25 Mei 2026, hari pertama rombongan Indonesia Walk for Peace sampai di Kota Yogyakarta. Tadi diterima di sekitar Royal Ambarrukmo, kemudian berjalan menuju kantor gubernur, dan nanti masyarakat juga akan menyambut di sekitar Malioboro,” ujar Pandu di sela kegiatan di Omah Gemati.

Menurut Pandu, perjalanan lintas daerah yang dilakukan para bhikkhu tidak sekadar menjadi bagian dari tradisi menyambut Waisak, tetapi juga membawa pesan universal tentang perdamaian, welas asih, dan toleransi antarumat beragama.

BACA JUGA:Hasto Wardoyo: Waisak di Yogyakarta Perkuat Semangat Toleransi Umat Beragama

Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah DIY serta masyarakat Yogyakarta yang ikut membantu kelancaran kegiatan, mulai dari penyediaan ambulans, relawan, hingga fasilitas pendukung lainnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jogja dan pemerintah daerah yang telah mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini dari berbagai sisi,” katanya.

Pandu menjelaskan, rombongan awal terdiri dari 58 bhikkhu dari empat negara, yakni Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Kamboja. Namun, empat bhikkhu saat ini masih menjalani perawatan akibat cedera, sehingga tersisa 54 bhikkhu yang melanjutkan perjalanan menuju Candi Borobudur sebagai lokasi puncak perayaan Waisak pada 31 Mei 2026 mendatang.

Selain perjalanan spiritual, sejumlah kegiatan keagamaan juga akan dilaksanakan di Yogyakarta, salah satunya pindapata di kawasan Malioboro yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 06.00 WIB. Panitia mengimbau masyarakat yang ingin berdana agar memberikan makanan kering dan tetap menjaga etika selama kegiatan berlangsung.

“Kami menghimbau masyarakat yang ingin berdana untuk tidak memberikan makanan yang cepat basi. Untuk kaum perempuan juga diharapkan tidak bersentuhan langsung dengan bhikkhu dan dapat menyerahkan dana melalui panitia atau pendamping,” jelas Pandu.

BACA JUGA:58 Bhikkhu Peserta Walk for Peace 2026 Disambut Hangat di Yogyakarta

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila rangkaian kegiatan sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan Kota Yogyakarta.

“Kami berusaha semaksimal mungkin agar masyarakat yang melintas tidak terganggu. Semua diatur supaya tetap tertib, aman, nyaman, dan menjaga keharmonisan antarumat beragama,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu bhikkhu asal Malaysia, Bhikkhu Beng An, mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat Indonesia sejak perjalanan dimulai dari Bali hingga tiba di Yogyakarta.

“Di Indonesia masyarakatnya sangat baik dan penuh perdamaian. Di setiap kota kami disambut dengan sangat meriah,” kata Beng An.

Kategori :