77 Desainer Ramaikan Jogja Fashion Rendezvous 2026
77 Desainer Ramaikan Jogja Fashion Rendezvous 2026--Ist
YOGYAKARTA, LAMPUIJO.CO.ID – Sebanyak 77 desainer dari berbagai penjuru Indonesia ambil bagian dalam Jogja Fashion Rendezvous (JFR) 2026 yang digelar di Jogja City Mall, YOGYAKARTA, pada 9–11 Oktober 2026. Mengangkat tema “NAVARUPA”, perhelatan mode yang telah memasuki tahun ke-12 ini tidak hanya menampilkan beragam rancangan busana, tetapi juga membuka panggung bagi ratusan model dari berbagai kelompok usia dan karakter tubuh.
Selama tiga hari penyelenggaraan, karya para desainer ditampilkan dalam tujuh sesi peragaan busana. Mereka datang dari sejumlah daerah di Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi dengan membawa karakter desain dan inspirasi yang beragam.
Keragaman karya tersebut menjadi bagian dari upaya JFR untuk memperkenalkan kekayaan identitas fashion Indonesia sekaligus mempertemukan para pelaku industri kreatif dari berbagai wilayah.
Hal menarik lainnya dari penyelenggaraan tahun ini adalah keterlibatan model lintas generasi. JFR 2026 menghadirkan lebih dari 50 model profesional, 250 model anak-anak dan remaja, lebih dari 10 model plus-size, serta 20 model kategori mature.
BACA JUGA:BULOG Pecahkan Rekor Pengadaan Beras Nasional, Tembus 4,11 Juta Ton pada 2026
Komposisi tersebut mencerminkan semangat inklusivitas yang ingin dibangun penyelenggara. Panggung peragaan busana diharapkan tidak lagi identik dengan kelompok usia atau bentuk tubuh tertentu, melainkan menjadi ruang yang memberikan kesempatan kepada lebih banyak orang untuk terlibat dalam industri fashion.
Nyudi Dwijo dari ASMAT PRO Group selaku penyelenggara menegaskan, keterbukaan menjadi salah satu perhatian utama dalam pengembangan JFR.
“Kami ingin membangun ruang fashion yang lebih terbuka. Anak-anak, remaja, model profesional, plus-size hingga mature model memiliki kesempatan untuk tampil dan menjadi bagian dari industri,” kata Nyudi, Jum'at (9/10/2026).
Menurutnya, keterlibatan model dengan latar belakang berbeda juga memiliki arti penting bagi keberlanjutan industri mode, terutama dalam memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengembangkan kemampuan dan pengalamannya.
BACA JUGA:Menaker Buka Peluang Pelatihan Kerja Gratis, Ada 7 Bidang Keahlian yang Bisa Dipilih
NAVARUPA, Mempertemukan Tradisi dan Kreativitas Modern
Pemilihan NAVARUPA sebagai tema JFR 2026 berangkat dari gagasan tentang keberagaman bentuk dan ekspresi dalam dunia fashion. Melalui konsep ini, penyelenggara ingin memperlihatkan bahwa perkembangan mode tidak dapat dilepaskan dari identitas budaya maupun kreativitas yang terus berubah.
Ada sembilan nilai yang menjadi dasar penyelenggaraan tahun ini, yaitu warisan budaya, inovasi, identitas, keberlanjutan, kolaborasi, keberagaman, kreativitas, regenerasi, dan masa depan.
Kesembilan nilai tersebut menjadi pijakan dalam menghadirkan pergelaran yang tidak hanya menempatkan busana sebagai karya estetika, tetapi juga sebagai bagian dari perkembangan industri kreatif.
- Tag
- Share
-