Bawaslu Kota Yogyakarta Latih 79 Pelajar Jadi Penggerak Demokrasi di Sekolah
Bawaslu Kota Yogyakarta Latih 79 Pelajar Jadi Penggerak Demokrasi di Sekolah--Ist
Jantan menegaskan bahwa pengawasan demokrasi bukan sekadar mencari kesalahan seseorang, tetapi memastikan setiap proses berjalan sesuai prinsip kejujuran, keadilan, dan keterbukaan.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan sesi diskusi yang melibatkan peserta dari berbagai sekolah. Sejumlah isu yang dibahas antara lain potensi kampanye hitam dalam Pemilos, penyebaran informasi yang belum terverifikasi, serta pentingnya menjaga netralitas pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan demokrasi sekolah.
BACA JUGA:Bau Kabel Terbakar Muncul Sejak Dini Hari, Rumah Warga Kotagede Hangus Dilalap Api
Melalui pelaksanaan ToT ini, Bawaslu Kota Yogyakarta berharap para peserta dapat menjadi penggerak demokrasi di sekolah masing-masing. Para pelajar diharapkan mampu menyebarkan pemahaman demokrasi, membangun budaya kritis, serta ikut menjaga kualitas proses demokrasi sejak lingkungan pendidikan.
Program pendidikan demokrasi ini menjadi salah satu langkah untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya memahami demokrasi sebagai proses pemilihan, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari. (Faqih).
- Tag
- Share
-