Kotabaru Heritage Film Festival 2026 Digelar di Yogyakarta, 184 Film Ikut Seleksi

Kotabaru Heritage Film Festival 2026 Digelar di Yogyakarta, 184 Film Ikut Seleksi

Kotabaru Heritage Film Festival 2026 Digelar di Yogyakarta, 184 Film Ikut Seleksi--Ist

Direktur Program KHFF Suluh Pamuji mengatakan, film tersebut memiliki keterkaitan dengan gagasan utama festival karena mengangkat hubungan antara tradisi, identitas budaya, dan persoalan masyarakat masa kini.

"Heritage itu bagaimana supaya tidak hanya muncul sebagai sesuatu yang lama, tetapi terasa dan terhubung dengan persoalan hari ini," ungkap Suluh.

Selain pemutaran film, Wregas Bhanuteja juga dijadwalkan hadir dalam program Director Talks untuk berbagi pengalaman mengenai proses kreatif dan perspektif dalam menghasilkan karya film.

BACA JUGA:Kesbangpol Lampung Utara Catat 36 Lembaga Calon Penerima Dana Hibah 2026, 15 Sudah Cair

KHFF Bahas Repatriasi dan Makna Warisan Budaya

KHFF 2026 tidak hanya menghadirkan program pemutaran film, tetapi juga membuka pembahasan mengenai isu global terkait warisan budaya melalui program Beyond Provenance.

Program tersebut menampilkan film-film hasil kolaborasi Indonesia dan Belanda yang mengangkat persoalan repatriasi, yaitu pengembalian benda budaya ke wilayah asalnya.

Suluh menjelaskan, persoalan repatriasi tidak berhenti pada proses pengembalian benda budaya. Hal yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat kembali memberikan perhatian dan makna terhadap warisan tersebut.

"Ketika tempatnya sudah kembali di sini tetapi kemudian kita tidak merespons dan tidak aware dengan itu, sebenarnya benda itu tidak akan bunyi," tuturnya.

Melalui program tersebut, KHFF ingin menghadirkan ruang diskusi mengenai sejarah, identitas, kepemilikan, serta keberlangsungan warisan budaya.

BACA JUGA:Setahun Lebih Dicari Polisi, Terduga Pelaku Pencurian Motor di Pondok Makan D'Acai Akhirnya Ditangkap Polisi

KHFF EduScreen Perluas Akses Pelajar dan Komunitas

Pada tahun ini, KHFF juga memperkenalkan program KHFF EduScreen yang ditujukan bagi pelajar, mahasiswa, sekolah, kampus, dan komunitas.

Program tersebut dibuat sebagai respons terhadap tingginya ketertarikan kelompok pendidikan terhadap penyelenggaraan festival pada tahun-tahun sebelumnya.

Peserta dapat mengikuti rangkaian KHFF melalui pendaftaran yang dilakukan bersama pendamping, seperti guru, dosen, maupun pengelola komunitas.

Tag
Share
Berita Lainnya