WJNC 2026 Digelar 7 Oktober, Puncak HUT ke-270 Kota Yogyakarta Angkat Tema Dewa Gana Kalajaya

WJNC 2026 Digelar 7 Oktober, Puncak HUT ke-270 Kota Yogyakarta Angkat Tema Dewa Gana Kalajaya

WJNC 2026 Digelar 7 Oktober, Puncak HUT ke-270 Kota Yogyakarta Angkat Tema Dewa Gana Kalajaya--Ist

YOGYAKARTA, LAMPUIJO.CO.ID – Pemerintah Kota YOGYAKARTA akan menggelar Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 sebagai puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota YOGYAKARTA. Gelaran tersebut mengangkat tema Dewa Gana Kalajaya, yang terinspirasi dari sosok Ganesha sebagai simbol pengetahuan, kebijaksanaan, dan kecerdasan.

WJNC dijadwalkan berlangsung pada 7 Oktober 2026 pukul 19.30-22.00 WIB. Sebanyak 14 kemantren di Kota Yogyakarta akan ambil bagian dengan menampilkan pawai budaya yang mengangkat potensi serta kekhasan masing-masing wilayah.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Lucia Daning Krisnawati, mengatakan pemilihan tema Dewa Gana Kalajaya tidak terlepas dari identitas Yogyakarta sebagai kota pendidikan.

"Dewa Gana Kalajaya itu Ganesha yang melambangkan pengetahuan, kebijaksanaan, dan kepandaian. Ini sesuai dengan brand Kota Yogyakarta sebagai kota pendidikan," kata Lucia dalam Jumpa Pers Bersama Wali Kota Yogyakarta terkait rangkaian HUT ke-270 Kota Yogyakarta di Ruang Yudistira Balai Kota Yogyakarta, Senin (7/9/2026).

BACA JUGA:Bripda Rizky Ardiyanto Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Mesuji, Jasad Berjarak 4,5 Meter dari Titik Jatuh

14 Kemantren Tampilkan Potensi Daerah

Lucia menjelaskan, masing-masing kemantren akan membawa tema dan karakter yang berbeda dalam WJNC 2026. Meski demikian, seluruh penampilan tetap berada dalam satu tema besar yang telah ditentukan.

Keterlibatan 14 kemantren tersebut diharapkan mampu memperlihatkan keberagaman budaya sekaligus kekuatan masyarakat di berbagai wilayah Kota Yogyakarta.

Menurut Lucia, peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta tidak hanya difokuskan pada satu acara utama. Pemkot Yogyakarta menyiapkan rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat, komunitas, dan berbagai unsur pemerintahan.

Rangkaian tersebut akan dimulai dengan aktivasi komunitas dan pemerintah daerah yang berpartisipasi dalam pawai budaya pada 6 Oktober 2026 mulai pukul 14.00 WIB.

Berbagai potensi masyarakat akan dihadirkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari sektor budaya, ekonomi, hingga kreativitas.

"Potensi yang digelar menggambarkan kekuatan masyarakat. Jadi, autentik dan konkret," ungkapnya.

BACA JUGA:Polres Mesuji Gelar Upacara Haornas 2026, Tekankan Pentingnya Kebugaran dan Kedisiplinan Anggota

WJNC Dorong Pemberdayaan Masyarakat

Tag
Share
Berita Lainnya