11.099 Mahasiswa Baru UGM Turun ke Masyarakat, Srawung hingga Edukasi Kesehatan

11.099 Mahasiswa Baru UGM Turun ke Masyarakat, Srawung hingga Edukasi Kesehatan

11.099 Mahasiswa Baru UGM Turun ke Masyarakat, Srawung hingga Edukasi Kesehatan--Ist

SLEMAN, LAMPUIJO.CO.IDMahasiswa baru Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Gugus Soedarwono menyambangi sejumlah wilayah di Padukuhan Kayen dan Kentungan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Action Plan PIONIR Gadjah Mada 2026. Para Gadjah Mada Muda (Gamada) diajak turun langsung dan srawung bersama masyarakat melalui berbagai kegiatan, mulai dari edukasi kesehatan, senam bersama, pemilahan sampah, hingga dolanan lawas.

Sejumlah kegiatan juga bertepatan dengan agenda warga menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Suasana Agustusan pun menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk berkenalan sekaligus membangun interaksi dengan masyarakat.

Mengusung tema “Sinergi Gadjah Mada Muda, Srawung Wujudkan Aksi Nyata”, Action Plan berlangsung pada 9–14 Agustus 2026. Secara keseluruhan, sebanyak 11.099 mahasiswa baru terlibat dalam kegiatan yang tersebar di 20 kelurahan/kalurahan, yakni 14 kelurahan di Kota Yogyakarta dan enam kalurahan di Kabupaten Sleman.

Srawung Bersama Warga Condongcatur

Condongcatur menjadi salah satu wilayah yang menjadi lokasi Action Plan. Pada Minggu, kegiatan di antaranya berlangsung di RW 43 dan RW 45 Padukuhan Kayen, serta RW 50 dan RW 51 Padukuhan Kentungan.

Pelaksanaan di Condongcatur telah memperoleh izin Pemerintah Kalurahan Condongcatur. Berdasarkan Surat Keterangan Nomor 000.9.2/044/VII/2026 tertanggal 10 Juli 2026, lokasi kegiatan tersebar di sejumlah RW di Padukuhan Manukan, Sanggrahan, Gejayan, Pringwulung, Kayen, Kentungan, dan Joho.

Alih-alih sekadar datang membawa program, mahasiswa baru didorong untuk masuk dan berbaur dengan aktivitas yang sudah berjalan di masyarakat. Warga pun menjadi bagian dari ruang belajar bagi Gamada untuk mengenali lingkungan sosial di sekitar kampus.

Co-Fasilitator Gugus Soedarwono 3, M. Kaysan Adila, mengatakan interaksi langsung dengan masyarakat menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa baru untuk membangun kepekaan sosial sejak awal kuliah.

“Action Plan menjadi kesempatan bagi Gadjah Mada Muda untuk mengenal lingkungan sosial di sekitar kampus. Mahasiswa tidak hanya datang membawa kegiatan, tetapi belajar srawung, mendengarkan, berinteraksi, dan melakukan aktivitas bersama masyarakat,” ujar Kaysan.

BACA JUGA:Pria Asal Bantul Meninggal Usai Terpeleset dan Jatuh ke Dasar Sungai Batikan Yogyakarta

Aksi Kesehatan dan Lingkungan di Kayen

Di RW 45 Padukuhan Kayen, kegiatan diikuti 53 mahasiswa baru dari berbagai fakultas yang tergabung dalam Gugus Soedarwono 3. Mereka didampingi dua Co-Fasilitator, M. Kaysan Adila dari Fakultas Teknik dan Endah Nur Halimah dari Fakultas Geografi.

Puluhan mahasiswa tersebut dibagi menjadi empat kelompok dengan membawa dua subtema. Kelompok 1 dan 2 mengusung Maheswari atau Makanan Sehat dan Senam Warga Cegah Hipertensi. Sementara kelompok 3 dan 4 mengangkat Sala-Bagi atau Sampah Terpilah, Badan Bergairah.

Tag
Share
Berita Lainnya