BULOG Yogyakarta Tuntaskan 100 Persen Target Penyerapan Gabah 2026
BULOG Yogyakarta Tuntaskan 100 Persen Target Penyerapan Gabah 2026--Ist
YOGYAKARTA, LAMPUIJO.CO.ID – Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta berhasil merampungkan 100 persen target penyerapan gabah dan beras tahun 2026. Capaian yang terealisasi lebih cepat dari target akhir tahun ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat cadangan pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas pasokan beras di tengah potensi tantangan sektor pertanian.
Hingga 10 Juli 2026, BULOG Kanwil Yogyakarta telah menyerap gabah petani sebanyak 196.431 ton setara beras. Realisasi tersebut memenuhi seluruh target pengadaan yang telah ditetapkan pemerintah untuk tahun 2026 dan menjadi salah satu pencapaian penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, dinas pertanian, penyuluh pertanian lapangan (PPL), TNI, Polri, hingga mitra pengadaan yang bersama-sama mengawal proses penyerapan hasil panen petani.
"Pencapaian target penyerapan gabah ini tidak terlepas dari dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, PPL, TNI, Polri, serta Tim Jemput Pangan BULOG yang bekerja langsung di lapangan," ujar Dedi dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (14/7/2026).
BACA JUGA:Job Fair Kota Yogyakarta 2026 Buka Lebih dari 2.000 Lowongan Kerja, Gratis!
Ia menjelaskan, strategi Tim Jemput Pangan menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat proses penyerapan gabah. Tim tersebut secara aktif berkoordinasi dengan Babinsa, penyuluh pertanian, kelompok tani (Poktan), gabungan kelompok tani (Gapoktan), serta mitra pengadaan agar hasil panen petani dapat langsung diserap BULOG dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.
Pendekatan tersebut dinilai mampu memberikan kepastian pasar bagi petani sekaligus menjaga harga gabah tetap stabil selama musim panen berlangsung. Dengan demikian, petani memperoleh perlindungan harga, sementara pemerintah dapat memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Meski target penyerapan tahun 2026 telah tercapai, BULOG Kanwil Yogyakarta memastikan kegiatan pembelian gabah petani tetap dilanjutkan. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat produsen sekaligus memastikan hasil panen petani tetap terserap secara optimal.
Keberlanjutan penyerapan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengantisipasi potensi gangguan pasokan pangan akibat cuaca ekstrem maupun memasuki musim paceklik pada paruh kedua tahun ini.
Capaian BULOG Kanwil Yogyakarta sekaligus mempertegas komitmen pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan nasional. Dengan cadangan beras pemerintah yang semakin kuat dan penyerapan hasil panen yang terus berjalan, stabilitas pangan diharapkan tetap terjaga sekaligus memberikan kepastian bagi petani sebagai ujung tombak produksi pangan Indonesia. (Faqih).
- Tag
- Share
-