Dukung Wisata Rendah Emisi, Pemkot Yogyakarta Targetkan 500 Bentor Listrik pada 2026
Dukung Wisata Rendah Emisi, Pemkot Yogyakarta Targetkan 500 Bentor Listrik pada 2026--Ist
YOGYAKARTA, LAMPUIJO.CO.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan realisasi 500 unit becak motor (bentor) listrik pada 2026 sebagai bagian dari upaya mendukung pariwisata rendah emisi dan mengurangi pencemaran udara di kawasan perkotaan.
Target tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, dalam Workshop Jogja Bersinar: Berwisata Nir Emisi dalam Mengurangi Pencemaran yang digelar di Ruang Bima Balai Kota Yogyakarta, Jumat (5/6/2026).
Menurut Wawan, pengembangan transportasi ramah lingkungan menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung sektor pariwisata berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan di Kota Yogyakarta.
"Jogja Bersinar ini merupakan inovasi yang wajib didukung oleh berbagai pihak. Upaya mewujudkan berwisata nir emisi menjadi strategi untuk menciptakan nilai tambah bagi industri pariwisata Yogyakarta," kata Wawan.
BACA JUGA:KAWAL Indonesia Diapresiasi Kemenag DIY atas Konsistensi Perkuat Peran Perempuan dalam Keluarga
Ia menjelaskan, program bentor listrik dilakukan melalui konversi kendaraan yang sudah ada, bukan dengan menambah jumlah kendaraan baru.
"Bukan menambah jumlah kendaraan baru, tetapi melakukan konversi dari bentor menjadi becak listrik sehingga lebih ramah lingkungan dan tidak menghasilkan polusi," terangnya.
Selain program konversi bentor, Pemkot Yogyakarta juga mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik di sektor pariwisata. Menurut Wawan, tren penggunaan kendaraan listrik terus meningkat baik di kalangan masyarakat maupun wisatawan sehingga perlu didukung dengan ketersediaan infrastruktur yang memadai.
Karena itu, Pemkot Yogyakarta menggandeng berbagai pihak, termasuk PT PLN dan pelaku usaha, untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
"Dunia usaha dan swasta perlu berperan aktif memperkuat ekosistem kendaraan listrik, termasuk pengembangan infrastruktur pengisian daya dan integrasi layanan digital. Kami berharap PLN dapat bermitra dengan para pelaku usaha untuk memperluas pembangunan SPKLU," imbuhnya.
BACA JUGA:Kemenag DIY Kawal Hak Beribadah Jemaat GMS Bantul di Tengah Proses Administrasi Rumah Ibadah
Sementara itu, Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan PLN Yogyakarta-Wonosari, Agung Pratomo, mengatakan infrastruktur kendaraan listrik di Daerah Istimewa Yogyakarta terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut dia, saat ini terdapat 21 unit SPKLU milik PLN yang tersebar di DIY. Selain itu, terdapat 73 unit SPKLU yang dikelola oleh pihak non-PLN.
"Khusus di Kota Yogyakarta, PLN telah mengoperasikan sembilan unit SPKLU untuk mendukung kebutuhan pengguna kendaraan listrik," kata Agung.
- Tag
- Share
-