Lavora Rilis Karya Baru 'Pamit Rabi', Lagu Patah Hati Soal Cinta Tak Direstui Orang Tua
Lavora Rilis Karya Baru 'Pamit Rabi', Lagu Patah Hati Soal Cinta Tak Direstui Orang Tua--Ist
YOGYAKARTA, LAMPUIJO.CO.ID — Di tengah semakin kuatnya geliat musik dangdut Jawa di industri musik digital nasional, grup pop dangdut asal Seyegan, Sleman, Yogyakarta, Lavora kembali merilis karya terbaru berjudul “Pamit Rabi”. Lagu bernuansa patah hati tersebut mengangkat kisah cinta yang kandas karena tidak mendapat restu orang tua, tema yang dinilai dekat dengan realitas banyak pendengar Indonesia.
Rilisan terbaru ini menjadi lagu ke-22 Lavora sejak grup tersebut berdiri pada 1 Juli 2020. Dalam proyek kali ini, Lavora menggandeng penyanyi Ajeng Febria untuk menghadirkan interpretasi baru terhadap lagu yang sebelumnya dipopulerkan grup musik Xaluna.
Manager Lavora, Dika Fajar, mengatakan pemilihan lagu “Pamit Rabi” dilakukan karena memiliki kekuatan cerita yang emosional dan selaras dengan karakter musik yang selama ini dibangun Lavora.
“Lagu Pamit Rabi menceritakan tentang seorang laki-laki yang dipamiti menikah oleh pasangannya bersama orang lain karena tidak ada restu dari orang tua,” kata Dika saat dikonfirmasi melalui pesan singkat yang diterima, Jum'at (22/5/2026).
BACA JUGA:Puluhan Mahasiswa KPI UIN Jusila Lakukan Studi Kaji ke Radar TV dan KI Lampung
Menurut Dika, keputusan membawakan ulang karya ciptaan Tatak Irwanto itu juga berangkat dari kedekatan personal dengan lagu-lagu Xaluna yang kerap ia dengarkan sejak sebelum pandemi Covid-19. Meski aktivitas grup tersebut kini tidak terlalu terdengar, karya-karyanya dinilai masih memiliki tempat tersendiri di kalangan penikmat musik Jawa.
“Saya memang sering mendengarkan karya-karya Xaluna dan menurut kami lagu-lagunya bagus serta layak dibawakan kembali, baik saat off-air maupun platform digital,” ujarnya.
Lavora memastikan proses produksi ulang lagu dilakukan secara profesional. Sebelum perilisan, pihak manajemen terlebih dahulu melakukan komunikasi dengan pencipta lagu maupun publisher yang menangani katalog karya Xaluna guna memperoleh izin resmi.
“Kami komunikasi ke pencipta atau publisher yang meng-handle karya Xaluna untuk izin membawakan karyanya sesuai prosedur dan perjanjian yang disepakati. Alhamdulillah kami diberi izin membawakan di digital maupun off-air,” jelas Dika.
“Pamit Rabi” tercatat menjadi lagu ketiga ciptaan Tatak Irwanto yang diaransemen ulang oleh Lavora setelah sebelumnya merilis “Ora Ngemis Bali” dan “Tamu Undangan”. Jika “Tamu Undangan” mengisahkan seseorang yang menerima undangan pernikahan mantan kekasih, “Pamit Rabi” menawarkan sudut cerita berbeda: hubungan asmara yang harus berakhir karena benturan restu keluarga.
Pilihan tema tersebut dianggap tetap relevan di tengah tren musik dangdut Jawa yang berkembang pesat di berbagai platform digital. Lagu-lagu dengan lirik sederhana, emosional, dan dekat dengan pengalaman sehari-hari terbukti memiliki daya tarik besar di kalangan pendengar muda hingga dewasa.
BACA JUGA:Plt Bunda PAUD Lampung Tengah Resmi Buka Gebyar Kreativitas Mamamia Competition 2026
Sejak berdiri pada 2020, Lavora terus menunjukkan perkembangan signifikan di industri musik dangdut Jawa. Grup yang digawangi Tadeus Waseso (vokal), Alifadhi (drum), Emilian Dwi (lead gitar), Rijal Rasyid (rhythm), Rifqi Arief (kendang), Ifan Ahmad (bass), dan Ryan Maulana (keyboard) itu telah merilis 22 lagu dengan total lebih dari 400 juta penonton serta sekitar 450 ribu pelanggan di platform YouTube.
Melalui rilisan “Pamit Rabi”, Lavora berharap lagu tersebut dapat menjadi representasi bagi pendengar yang memiliki pengalaman serupa, sekaligus memperkuat hubungan emosional antara karya musik dan penggemarnya.
- Tag
- Share
-