Puluhan Mahasiswa KPI UIN Jusila Lakukan Studi Kaji ke Radar TV dan KI Lampung

Puluhan Mahasiswa KPI UIN Jusila Lakukan Studi Kaji ke Radar TV dan KI Lampung

Puluhan Mahasiswa KPI UIN Jusila Lakukan Studi Kaji ke Radar TV dan KI Lampung--Ist

LAMPUNG, LAMPUIJO.CO.ID - Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)  Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD),  Universitas Islam Negeri Jurai Siwo (UIN Jusila) LAMPUNG, sebanyak 34 mahasiswa melakukan kunjungan studi (research study) ke Radar TV LAMPUNG dan Komisi Informasi (KI) LAMPUNG pada Kamis, 21 Mei 2026.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari praktik lapangan untuk mata kuliah Komunikasi Politik dan Komunikasi Organisasi yang diampu oleh Aliyandi A. Lumbu.

Kunjungan itu didamping oleh Dosen Pendamping, Aliyandi A. Lumbu dan Anton Widodo, serta Humas Fuad Edwar Sanjaya.

Menurut Lumbu (nama akrab), tujuan utama research study mahasiswa adalah yang pertama di Media TV untuk menjembatani kesenjangan antara teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik nyata di industri media, karena kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung tentang bagaimana program televisi diproduksi dan dikelola.

BACA JUGA:Plt Bunda PAUD Lampung Tengah Resmi Buka Gebyar Kreativitas Mamamia Competition 2026

Kemudian yang kedua ke KI Lampung memberikan pemahaman yang lebih konfrehensif kepada mahasiswa keterkaitan peran dan fungsi Komunikasi Independen, kususnya dalam pengelolaan keterbukaan  informasi public, mekanisme penyelesaian sengketa informasi, serta penguatan tata Kelola organisasi, yang trasparaan dan akuntebel.

Dalam kunjungan pertama, rombongan disambut lagsung oleh Wartawan Radar TV Lampung Jefri Ardi. Dalam sambutannya, Jefri  mengapresiasi antusias mahasiswa KPI dalam mempelajari dunia jurnalistik dan broadcasting.

Dalam kunjungan di Radar TV Lampung, mahasiswa mendapatkan materi mengenai news value atau nilai berita, teknik peliputan, serta proses kerja reporter televisi di lapangan.

Mahasiswa juga diperlihatkan berbagai contoh berita dan dijelaskan bagaimana sebuah berita dikemas agar menarik dan informatif untuk ditayangkan kepada masyarakat.

Selama kunjungan, mahasiswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diajak praktik langsung seperti reporter televisi sungguhan.

Dalam simulasi tersebut, mahasiswa mencoba melakukan peliputan di lapangan, melakukan stand up report, hingga berbicara di depan kamera layaknya reporter profesional.

Suasana simulasi dibuat menyerupai kondisi peliputan nyata sehingga mahasiswa dapat merasakan langsung pengalaman menjadi reporter televisi.

BACA JUGA:Plt Bupati I Komang Koheri Resmikan Program Inovasi 'Sekinker Gelowing' untuk Warga Lampung Tengah

Kegiatan praktik tersebut menjadi salah satu momen yang paling menarik karena mahasiswa dapat belajar cara menyampaikan informasi dengan percaya diri, menjaga intonasi suara, hingga membangun komunikasi yang baik di depan kamera.

Tag
Share
Berita Lainnya