“Provinsi Lampung memiliki aktivitas peternakan, perdagangan, dan konektivitas antarwilayah yang tinggi. Karena itu, kapasitas deteksi dini dan respons terhadap penyakit zoonosis harus terus diperkuat,” ujarnya.
Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Wagub Jihan menyampaikan apresiasi kepada CDC Amerika Serikat, Kementerian Kesehatan, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia berharap kolaborasi yang terbangun dapat semakin memperkuat kapasitas bersama dalam mencegah, mendeteksi, dan merespons ancaman zoonosis demi terwujudnya ketahanan kesehatan masyarakat yang lebih baik di Provinsi Lampung.
BACA JUGA:Penusukan di Gudang Biliar Pringsewu Terungkap, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi
Melalui pelatihan tersebut, Wagub Jihan juga berharap para peserta tidak hanya memperoleh peningkatan kompetensi teknis dalam investigasi kasus, tetapi juga membangun budaya kolaborasi lintas sektor yang kuat.
Ia meminta para peserta nantinya menjadi penggerak di wilayah masing-masing dengan menularkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada rekan kerja, peternak, serta pemangku kepentingan terkait.
“Kesiapsiagaan dibangun ketika krisis belum terjadi, bukan saat krisis datang. Pelatihan, simulasi, surveilans, pertukaran data, dan kepercayaan antar lembaga merupakan investasi penting bagi ketahanan kesehatan Provinsi Lampung,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ditektur Centers for Disease Control and Prevention of the United States Rebecca D. Merrill menyampaikan bahwa influenza burung dan penyakit zoonosis lainnya masih menjadi ancaman signifikan bagi kesehatan masyarakat di Indonesia maupun kawasan regional.
Ia menjelaskan bahwa pelatihan tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai investigasi wabah yang terkoordinasi lintas sektor, meningkatkan keterampilan penggunaan JOIN Tool, serta mempersiapkan peserta menjadi pelatih di daerah masing-masing.
Rebecca juga berharap integrasi data dan analisis lintas sektor yang diperkuat melalui pelatihan tersebut dapat meningkatkan kapasitas daerah dalam mendeteksi, mencegah, dan mengendalikan ancaman zoonosis secara lebih efektif.(Adpim)