YOGYAKARTA, LAMPUIJO.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memberikan apresiasi kepada perusahaan dan lembaga yang berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP) atau Corporate Social Responsibility (CSR). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui pemberian TSLP Award 2026 yang digelar dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Forum TSLP Kota Yogyakarta Tahun 2026.
Penghargaan diberikan kepada lima penerima, yakni Baznas Kota Yogyakarta, Bank BPD DIY, Supermarket Pamella, PT Sarihusada, dan Bank Mandiri. Kelima penerima dinilai telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pembangunan Kota Yogyakarta melalui berbagai program sosial dan lingkungan.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mengatakan pemerintah daerah mengapresiasi seluruh perusahaan yang telah berpartisipasi dalam program CSR. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kami nanti perusahaan-perusahaan lain juga banyak membantu melalui program CSR di Kota Yogyakarta,” kata Wawan saat membuka Musrenbang Forum TSLP Kota Yogyakarta di Hotel Harper Yogyakarta, Selasa (2/6/2026).
BACA JUGA: Cek Lokasi Penimbunan BBM, Sat Reskrim Polres Mesuji Temukan Gudang Kosong
Ia menilai partisipasi perusahaan masih perlu ditingkatkan agar manfaat program CSR dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Karena itu, Pemkot Yogyakarta berupaya memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha melalui berbagai program yang sejalan dengan prioritas pembangunan daerah.
Wawan berharap pelaksanaan Forum TSLP ke depan dapat dikembangkan menjadi wadah yang lebih menarik bagi perusahaan untuk berpartisipasi. Salah satu gagasannya adalah mengaitkan program CSR dengan visi Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan melalui pemberian beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa.
Selain itu, perusahaan juga dapat mendukung sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Ia mencontohkan keterlibatan pelaku usaha perhotelan dalam program konversi becak motor menjadi becak listrik sebagai bagian dari pengembangan transportasi ramah lingkungan di Kota Yogyakarta.
Menurutnya, kolaborasi yang terarah akan memberikan dampak lebih besar sekaligus mendukung percepatan berbagai program pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah daerah.
Kepala Bappeda Kota Yogyakarta, Agus Tri Haryono, mengungkapkan realisasi program CSR di Kota Yogyakarta sepanjang tahun 2025 mencapai sekitar Rp5,9 miliar.
Dana tersebut sebagian besar dialokasikan untuk program peningkatan kualitas lingkungan hidup, terutama perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) dengan porsi 34,72 persen. Sementara itu, 31,25 persen lainnya digunakan untuk mendukung program penanggulangan kemiskinan.
“Penghargaan TSLP Award ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun bersama Pemkot Yogyakarta dalam berbagai program prioritas pembangunan,” ucap Agus.
BACA JUGA:KAI Daop 6 Yogyakarta Layani Hampir 57 Ribu Penumpang Saat Puncak Arus Balik Long Weekend
Ia menambahkan, hingga saat ini sebanyak 69 perusahaan telah bergabung dalam Forum TSLP Kota Yogyakarta. Keberadaan forum tersebut diharapkan mampu memperkuat kemitraan antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Ketua Forum TSLP Kota Yogyakarta, Gunawan Hasri Baskoro, mengajak lebih banyak perusahaan untuk bergabung dalam forum tersebut. Menurutnya, kolaborasi melalui Forum TSLP memungkinkan pelaksanaan program CSR menjadi lebih tepat sasaran karena didukung data dan koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah.