Kontingen Kapanewon Depok bersama empat kalurahan, termasuk Kalurahan Condongcatur, menempati Daerah Persiapan (DP) III di kawasan barat Dinas PUPKP Kabupaten Sleman sebelum memasuki Lapangan Denggung melalui pintu utara.
Kamituwa Condongcatur, Al Thouvik Sofisalam mengatakan keikutsertaan Barisan Bregada Kalurahan Condongcatur menjadi bentuk nyata pelestarian budaya Jawa sekaligus memperkuat kebersamaan antarwilayah di Kabupaten Sleman.
BACA JUGA:Wagub Jihan Dampingi Kwarda Lampung Pelajari Pengelolaan Badan Usaha Pramuka di Jawa Barat
“Keikutsertaan Barisan Bregada Kalurahan Condongcatur ini menjadi bagian dari upaya nguri-uri budaya Jawa dan memperkuat kebersamaan antar kapanewon dan kalurahan di Kabupaten Sleman,” katanya.
Menurutnya, keberadaan barisan bregada bukan hanya sekadar formasi upacara, tetapi juga simbol persatuan dan semangat masyarakat Sleman dalam menjaga tradisi di tengah perkembangan zaman.
Momentum Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman diharapkan semakin memperkuat semangat masyarakat dalam membangun Sleman yang maju, harmonis, berbudaya, dan tetap berpijak pada nilai-nilai adiluhung Jawa. (Faqih).