Jaga Stabilitas Wilayah, Lurah Sleman Ikuti Penguatan Kamtibmas

Jumat 24-04-2026,12:32 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

SLEMAN, LAMPUIJO.CO.ID – Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, dan Kependudukan Sipil (DPMKKPS) DIY tampak lebih ramai dari biasanya, Rabu (22/4/2026). Sebanyak 11 lurah dari berbagai wilayah di Kabupaten Sleman berkumpul untuk mengikuti penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pertemuan ini menjadi ajang untuk saling bertukar pengalaman sekaligus mempererat koordinasi antarwilayah. Para lurah yang hadir berasal dari sejumlah kalurahan strategis, yakni Lurah Sinduadi (Mlati), Lurah Sendangadi (Mlati), Lurah Caturtunggal (Depok), Lurah Condongcatur (Depok), Lurah Triharjo (Sleman), Lurah Tamanmartani (Kalasan), Lurah Harjobinangun (Pakem), Lurah Wukirsari (Cangkringan), Lurah Tirtomartani (Kalasan), Lurah Sidoluhur (Godean), serta Lurah Purwobinangun (Pakem).

Kegiatan dibuka oleh Kepala DPMKKPS DIY, KPH Yudanegara, Ph.D. Dalam arahannya, ia mengingatkan bahwa lurah memiliki posisi penting karena berhadapan langsung dengan dinamika masyarakat sehari-hari.

“Lurah itu yang paling dekat dengan warga. Dari situ biasanya tanda-tanda awal persoalan bisa terlihat sebelum membesar,” ujar Yudanegara.

BACA JUGA:UIN Jurai Siwo Lampung Buka Tiga Jalur PMB 2026

Ia menekankan pentingnya komunikasi yang terjaga antara lurah, Bhabinkamtibmas, dan pihak kepolisian. Menurutnya, koordinasi yang sederhana namun rutin bisa membantu membaca situasi di lapangan lebih cepat.

Sementara itu, Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda DIY, Kombes Pol Daru Tyas Wibawa, S.I.K., S.H., M.H., menyoroti peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia mendorong agar kelompok Jaga Warga terus diaktifkan sebagai bagian dari sistem deteksi dini.

“Lingkungan itu yang paling paham justru warganya sendiri. Karena itu, lurah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Jaga Warga perlu saling terhubung,” katanya.

Menurutnya, keamanan bukan hanya soal mencegah gangguan, tetapi juga berkaitan dengan kenyamanan hidup sehari-hari. Ketika situasi aman, aktivitas warga bisa berjalan tanpa hambatan.

BACA JUGA:HUT ke-24 Paguyuban SMS, Wabup Sleman Tekankan Soliditas dan Pelestarian Budaya

“Kalau lingkungan kondusif, masyarakat lebih tenang beraktivitas. Dampaknya juga terasa ke ekonomi. Jadi keamanan ini memang penting untuk dijaga bersama,” jelasnya.

Melalui pertemuan ini, para lurah diharapkan semakin peka terhadap potensi kerawanan di wilayah masing-masing. Dengan komunikasi yang terbangun dan peran masyarakat yang aktif, berbagai potensi gangguan diharapkan bisa diantisipasi lebih awal. (Faqih).

Kategori :