HPN Tak Perlu Mewah, Donny Irawan Usul Perayaan Digelar Serentak di Daerah
HPN Tak Perlu Mewah, Donny Irawan Usul Perayaan Digelar Serentak di Daerah--Ist
BANDAR LAMPUNG, LAMPUIJO.CO.ID – Polemik mengenai penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) di kalangan organisasi pers kembali menjadi perhatian. Di tengah kondisi perekonomian nasional yang menghadapi berbagai tantangan serta keterbatasan kemampuan keuangan pemerintah pusat dan daerah, muncul pandangan agar peringatan HPN dilaksanakan secara sederhana, tanpa mengurangi nilai sejarah, moral, dan makna perjuangan insan pers Indonesia.
Donny Irawan dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung menyampaikan bahwa Hari Pers Nasional sesungguhnya memiliki nilai historis, moral, dan suasana kebatinan yang sangat mendalam bagi seluruh insan pers.
Menurutnya, pers merupakan pilar keempat demokrasi yang memiliki peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama dalam mengawal demokrasi, menyampaikan aspirasi masyarakat, serta melakukan kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.
"Pers bukan sekadar menyampaikan informasi dan pemberitaan. Pers memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga demokrasi, menyuarakan kepentingan rakyat, serta ikut mengawal arah pembangunan bangsa Indonesia yang semakin kompleks," ujar Donny Irawan di Bandar Lampung, Senin (2/11/2026).
BACA JUGA:Menko Pangan Zulkifli Hasan Bakal Buka Rakernas III PJS di Batam
HPN Milik Seluruh Insan Pers, Bukan Satu Organisasi
Donny menilai, Hari Pers Nasional semestinya menjadi momentum pemersatu seluruh organisasi pers, baik organisasi perusahaan pers maupun organisasi profesi kewartawanan.
Karena itu, dirinya berharap Dewan Pers sebagai rumah besar insan pers Indonesia dapat mengambil peran lebih strategis dalam mengoordinasikan seluruh organisasi konstituennya.
Sebagaimana diketahui, terdapat berbagai organisasi konstituen Dewan Pers, di antaranya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Serikat Penerbit Pers (SPS), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI).
Menurut Donny, keberadaan berbagai organisasi tersebut merupakan kekuatan besar dunia pers nasional yang seharusnya dipersatukan dalam momentum HPN.
"Kalau kita berbicara Hari Pers Nasional, berarti kita berbicara tentang seluruh insan pers Indonesia. Jangan sampai HPN justru menimbulkan kesan hanya menjadi milik organisasi tertentu. Semua harus merasa memiliki dan dilibatkan," tegasnya.
BACA JUGA:Motor Hilang di Parkiran Alfamart Akhirnya Ditemukan, Polisi Ungkap Kasus Curanmor Berantai
Dewan Pers Diharapkan Menjadi Pengendali dan Pemersatu
Donny berpandangan bahwa sudah selayaknya Dewan Pers menjadi lembaga yang memegang kendali koordinasi penyelenggaraan HPN, dengan melibatkan seluruh organisasi konstituen secara adil dan proporsional.
- Tag
- Share
-