SMSI Lampung Dorong Kesepakatan Moral Antikorupsi, Ajak Pemerintah dan Masyarakat Bergerak
SMSI Lampung Dorong Kesepakatan Moral Antikorupsi, Ajak Pemerintah dan Masyarakat Bergerak--Ist
BANDAR LAMPUNG, LAMPUIJO.CO.ID – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung mendorong terwujudnya komitmen bersama untuk membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi di Provinsi Lampung.
Ketua SMSI Lampung, Donny Irawan, menilai persoalan korupsi yang melibatkan sejumlah kepala daerah di Indonesia menjadi pengingat penting bahwa upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi harus diperkuat, mulai dari tingkat pemerintah pusat hingga daerah.
Menurut Donny, Lampung membutuhkan kesepakatan moral yang melibatkan seluruh unsur pemerintahan, aparat penegak hukum, insan pers, dan masyarakat. Kesepakatan tersebut harus diwujudkan melalui integritas, transparansi pengelolaan anggaran, serta keberanian menindak setiap penyimpangan sesuai ketentuan hukum.
“Lampung harus memiliki komitmen bersama untuk membangun pemerintahan yang bersih. Ini bukan hanya tanggung jawab gubernur atau kepala daerah, melainkan tanggung jawab kita semua. Pencegahan korupsi harus menjadi semangat bersama demi kepentingan masyarakat,” ujar Donny Irawan.
Ia menegaskan, semangat tersebut sejalan dengan komitmen Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam mendorong pemberantasan korupsi dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang berintegritas.
BACA JUGA:Bahas Program November-Desember 2026, TP PKK Lampung Tengah Siapkan Sejumlah Kegiatan
Dorong Kepemimpinan Berintegritas
Donny mengatakan, di bawah kepemimpinan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela, momentum membangun budaya antikorupsi perlu diperkuat melalui kebijakan nyata, keteladanan pemimpin, dan sistem pengawasan yang efektif.
Ia berpandangan, kepemimpinan daerah yang memiliki visi pembangunan harus disertai komitmen kuat terhadap integritas, akuntabilitas, dan keterbukaan dalam menjalankan pemerintahan.
Menurutnya, perhatian terhadap generasi muda dan pembangunan daerah juga perlu berjalan seiring dengan upaya membangun budaya antikorupsi. Generasi muda harus memperoleh ruang untuk berkembang dalam lingkungan pemerintahan dan masyarakat yang menjunjung tinggi kejujuran serta tanggung jawab.
“Pembangunan tidak cukup hanya diukur dari infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Pemerintahan juga harus mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui pengelolaan anggaran yang transparan dan bebas dari penyalahgunaan kewenangan,” katanya.
BACA JUGA:Perkuat Transparansi Anggaran, Kalurahan Condongcatur Gelar Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa
SMSI Siap Dorong Pengawasan Publik
Donny menegaskan, SMSI Lampung bersama jajaran pengurus provinsi serta kabupaten dan kota siap mendorong penguatan kesadaran antikorupsi melalui peran perusahaan media siber dan pemberitaan yang profesional.
- Tag
- Share
-