57 Penyintas Kanker Anak Ikuti Beyond Survival 2026 di Candi Borobudur
57 Penyintas Kanker Anak Ikuti Beyond Survival 2026 di Candi Borobudur--Ist
BACA JUGA:PS Condongcatur Menang 2-1 atas EPA U-18 PSS Sleman, Modal Positif Jelang Liga Seri A 2026
Komunitas Jadi Penguat Perjalanan Para Survivor
Ketua Cancer Buster Community, Saprita Tahir, mengatakan kegiatan di kawasan Borobudur memberikan pengalaman yang berkesan bagi para penyintas kanker anak.
Ia menilai suasana Borobudur yang nyaman serta dukungan dari berbagai pihak membuat para peserta dapat lebih terbuka dalam berbagi cerita dan membangun hubungan dengan sesama survivor.
"Tahun lalu kita sudah mengadakan acara Cancer Survivors Camp ini di Borobudur dan pengalamannya sangat menyenangkan. Suasana di sini tenang, makanannya enak, masyarakatnya juga ramah. Kami merasa disambut dengan baik," kata Saprita.
Sementara itu, salah satu peserta, Faris Fadhli Domili, penyintas kanker tulang atau osteosarcoma, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengaruh positif terhadap dirinya dan para peserta lainnya.
Menurut Faris, bertemu dengan sesama penyintas menjadi bentuk dukungan yang membantu memperkuat semangat dan rasa percaya diri setelah melewati masa pengobatan.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk survivor karena menjadi salah satu bentuk support system untuk menumbuhkan semangat dan percaya diri. Banyak pengetahuan baru yang kita dapatkan, serta dukungan dari teman-teman yang memiliki pengalaman serupa," ungkap Faris.
BACA JUGA:Polisi Ungkap Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Santriwati di Sleman, Tersangka Ditahan
YOAI Perkuat Program Pemulihan Penyintas Kanker Anak
Ketua Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI), Rahmi Adi Putra Tahir, menjelaskan bahwa Cancer Buster Community hadir sebagai wadah bagi penyintas kanker anak di seluruh Indonesia.
Komunitas tersebut menjadi tempat bagi para survivor untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan diri, serta membangun kehidupan yang lebih bermakna setelah dinyatakan sembuh.
Rahmi mengatakan, Child Cancer Survivors Camp 2026 merupakan salah satu bagian dari Recovery Program YOAI yang bertujuan mendukung para penyintas dalam menghadapi fase kehidupan setelah pengobatan.
"Program yang terstruktur untuk Child Cancer Survivors dikombinasikan dengan psychosocial support, health education, survivorship knowledge, monitoring, dan community engagement," jelas Rahmi.
Melalui program ini, penyintas tidak hanya mendapatkan dukungan terkait kesehatan, tetapi juga pendampingan dalam aspek psikologis, sosial, dan pengembangan potensi diri.
- Tag
- Share
-