Sertijab dan Pelantikan Pejabat UM Metro, PWM Dorong Konsistensi dan Tanggung Jawab Kepemimpinan

Sertijab dan Pelantikan Pejabat UM Metro, PWM Dorong Konsistensi dan Tanggung Jawab Kepemimpinan

Sertijab dan Pelantikan Pejabat UM Metro, PWM Dorong Konsistensi dan Tanggung Jawab Kepemimpinan--Ist

METRO, LAMPUIJO.CO.ID — Universitas Muhammadiyah Metro melakukan penyegaran struktur kepemimpinan melalui pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab), dilingkungan UM Metro, dihadiri oleh jajaran civitas akademika, termasuk Badan Pembina Harian (BPH) Dr. Mukhtar Hadi serta perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung yang diwakili oleh Drs. Jazim Ahmad, pada Kamis,9/4/2026..

Dalam agenda tersebut, jabatan Dekan Fakultas Teknik resmi beralih dari Dr. Dadang Iskandar kepada Dr. Dwi Irawan. Pergantian ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi akademik serta memperkuat daya saing lulusan di bidang teknik.

Di sisi lain, Fakultas Ilmu Kesehatan juga melakukan penguatan struktur dengan melantik Wakil Dekan I, Yogi Catur Putra. Penunjukan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas tata kelola akademik sekaligus menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan sektor kesehatan yang terus berkembang.

Tak hanya itu, Unit Lembaga Bahasa turut mengalami pergantian kepemimpinan dari Drs. Bambang Eko Siagianto kepada Dedy Subandowo, dengan harapan dapat memperkuat kompetensi bahasa mahasiswa dalam menghadapi persaingan global.

BACA JUGA:Permintaan Tinggi, Harga Beras di Metro Masih Terkendali

Dr. Nyoto Suseno selaku Rektor UMM Metro menegaskan bahwa, pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus dimaknai sebagai amanah. 

Ia menekankan pentingnya integritas, keikhlasan, dan konsistensi dalam menjalankan tugas hingga akhir masa jabatan.

“Keikhlasan dalam bekerja akan melahirkan kinerja terbaik. Lanjutkan capaian yang sudah ada, dan hadirkan terobosan baru untuk kemajuan kampus,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pejabat struktural tetap memiliki tanggung jawab utama sebagai dosen, sehingga keseimbangan antara tugas manajerial dan akademik harus tetap dijaga. 

Rektor menambahkan bahwa, langkah ini menjadi bagian dari penguatan tata kelola kelembagaan sekaligus peningkatan mutu layanan akademik di lingkungan kampus

BACA JUGA:Pemkab Tubaba Tegaskan Tidak Ada Pemutusan Kontrak PPPK di Tengah Isu Pengurangan Pegawai

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung melalui Drs. Jazim Ahmad yang mewakili Prof. Sudarman memberikan penekanan khusus pada pentingnya komitmen dalam mengemban jabatan.

Menurutnya, amanah kepemimpinan tidak berhenti pada saat pelantikan, melainkan harus dijalankan secara konsisten hingga masa jabatan berakhir.

“Amanah ini memiliki dimensi moral dan persyarikatan. Apa yang sudah diniatkan sejak awal harus diselesaikan dengan penuh tanggung jawab sampai tuntas,” ujarnya.

Tag
Share
Berita Lainnya