Niat Meleraikan, Pedagang Pasar Ini Malah Jadi Korban Penganiayaan
Surat Tanda Penerimaan Laporan--Ist
KOTA METRO, LAMPUIJO.CO.ID — Seorang pedagang, Miftah (27), mengalami luka sobek di pelipis dan memar di mulut setelah dipukuli pria yang belum diketahui identitasnya.
Peristiwa bermula dari cekcok antara terlapor dan Ishak, kakak korban, terkait parkir kendaraan yang menutup akses masuk pasar.
Miftah yang mencoba melerai justru menjadi korban.
Korban sempat diminta pulang oleh Ishak. Namun, beberapa waktu kemudian, ia diminta kembali untuk menyampaikan permintaan maaf karena terlapor tidak puas dan menilai korban ikut campur.
Setiba di lokasi, korban menyampaikan permintaan maaf. Namun situasi kembali memanas. Berdasarkan keterangan korban, terlapor dan ibunya mendorong serta menekan korban.
BACA JUGA:Plt Bupati Lampung Tengah Tinjau Banjir di Kota Gajah, Pastikan Penanganan dan Bantuan Cepat
Sejumlah pedagang dan satpam pasar sempat melerai. Namun terlapor berontak dan kembali mengejar korban.
“Satpam sempat mencegah, tapi dia berontak dan mengejar Miftah,” kata Adi, saksi di lokasi.
Terlapor kemudian memukuli korban hingga mengalami luka.
“Saat saya jatuh karena menghindar, dia memukuli wajah saya sekitar lima kali,” ujar Miftah.
Selain itu, ibu terlapor diduga ikut melakukan tindakan fisik.
BACA JUGA:Plt Bupati Lampung Tengah Resmikan Pura Dalem Giri Buana Lewat Upacara Ngenteg Linggih
“Ibu terlapor merenggut kerah baju dan mendorong saya,” kata Isah, kakak korban.
Korban kemudian dibawa ke RSU A. Yani untuk menghentikan pendarahan dan menjalani visum.
- Tag
- Share
-