Dispusarda Metro Gencar Sosialisasi Literasi dan Perbanyak Koleksi Buku Bacaan

Sabtu 30-08-2025,14:00 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

KOTA METRO, LAMPUIJO.ID - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusarda) Kota Metro terus gencar meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). 

Di mana upaya tersebut membuahkan hasil dengan diperolehnya IPLM Kota Metro menduduki peringkat tertinggi se-Provinsi Lampung. Adapun angka tersebut mencapai 94,41 persen. 

Kepala Dispusarda Kota Metro Farida mengatakan, beberapa upaya dilakukan untuk meningkatkan IPLM di Kota Metro. 

Adapun langkah tersebut salah satunya dilakukan melalui dengan bekerjasama dengan sekolah-sekolah, dan komunitas.

"Kita selalu menyosialisasikan gerakan literasi ke masyarakat, mendekatkan buku ke masyarakat. Jangan sampai masyarakat ini meninggalkan buku," ujarnya. 

BACA JUGA:Jaga Kesehatan dan Kesiapan, Personel Polres Metro Jalani Tes Kesamaptaan Jasmani

Menurutnya, upaya lain juga dilakukan dengan menyediakan pelayanan Pojok Baca Digital (Pocadi) dan Perpustakaan Keliling (Pusling). 

"Upaya selalu kita lakukan, kita punya pelayanan di Perpustakaan Daerah, kita juga punya Pocadi atau Pojok Baca Digital dan Pusling," ungkapnya. 

Diakuinya, selain upaya meningkatkan IPLM, pihaknya juga tengah gencar meningkatkan Tingkat Gemar Membaca (TGM) kepada masyarakat. Di mana Kota Metro berhasil meraih angkat sebesar 78,43 persen dengan kategori tinggi.

Oleh karenanya dalam meningkatkan budaya gemar membaca tersebut pihaknya juga tengah memperbanyak koleksi buku bacaan di Dispusarda. 

BACA JUGA:Sidak Rusunawa Metro, Wakil Wali Kota Temukan Sisa Pakai dan Alat Hisap Diduga Narkoba

Di mana hingga saat ini tercatat sebanyak 25.500 judul buku yang dimiliki Dispusarda. Selain itu juga Dispusarda juga memiliki sekitar 4.004 buku digital. 

Ia menambahkan, upaya meningkatkan budaya gemar membaca juga dilakukan di setiap kelurahan. Adapun saat ini setiap kelurahan juga telah memiliki perpustakaan yang didalamnya berisi lebih dari seribu buku.

"Setiap kelurahan di Metro semua  sudah memiliki perpustakaan. Selain sosialisasi ke masyarakat, kami juga menempatkan petugas perpus kelurahan," katanya. 

Sementara itu, untuk saat ini pihaknya juga tengah merencanakan untuk menbuat barcode yang langsung terhubung dengan perpustakaan digital Kota Metro. Di mana barcode tersebut dapat diakses masyarakat di mana pun.

Kategori :