Bagi perusahaan, pertumbuhan sebesar 12 persen bukan hanya menjadi catatan kinerja, tetapi juga menjadi dorongan untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan terhadap layanan angkutan barang kereta api.
BACA JUGA:Menaker Buka Peluang Pelatihan Kerja Gratis, Ada 7 Bidang Keahlian yang Bisa Dipilih
Diharapkan Semakin Diminati Pelaku Usaha
Feni berharap capaian selama Januari–September 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat peran kereta api dalam kegiatan distribusi logistik, termasuk mendukung kebutuhan pengiriman dari berbagai sektor usaha.
Menurutnya, layanan angkutan barang yang terencana dan mengutamakan keselamatan diharapkan mampu memberikan manfaat bagi pelanggan, sekaligus membantu kelancaran aktivitas perekonomian.
“Ke depan, kami berharap angkutan barang dengan kereta api semakin menjadi pilihan bagi pelaku usaha karena menawarkan layanan yang terencana, andal, dan mengutamakan keselamatan. Pertumbuhan kinerja ini juga diharapkan memberikan nilai tambah bagi pelanggan serta mendukung kelancaran distribusi barang dan aktivitas perekonomian,” tutur Feni.
KAI Daop 6 Yogyakarta akan melanjutkan berbagai upaya optimalisasi layanan, mulai dari menjaga keandalan operasional hingga memperkuat koordinasi dengan pelanggan.
Penguatan aspek keselamatan juga tetap menjadi prioritas agar peningkatan volume angkutan dapat diimbangi dengan kualitas pelayanan yang terjaga.
Dengan realisasi pengangkutan lebih dari 320 ribu ton hingga September 2026, KAI Daop 6 Yogyakarta berharap pertumbuhan positif ini terus berlanjut dan transportasi kereta api semakin berperan dalam mendukung distribusi barang serta kegiatan ekonomi antardaerah. (*).