"Kami ingin menjadikan IPM sebagai ruang bagi pelajar untuk berkembang, menyampaikan gagasan, meningkatkan kapasitas diri, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Ibnu.
Kepengurusan baru juga akan mendorong sinergi dengan berbagai pihak. Sejumlah bidang seperti kegiatan sosial, pendidikan, keagamaan, kreativitas, hingga pengembangan kepemimpinan pelajar akan menjadi bagian dari upaya memperkuat peran organisasi.
Ibnu mengatakan, pihaknya tetap akan melanjutkan program positif yang telah dibangun pengurus sebelumnya. Di saat bersamaan, inovasi baru akan disiapkan agar organisasi bisa mengikuti kebutuhan dan tantangan pelajar saat ini.
“Kami akan berusaha melanjutkan hal-hal baik yang telah dilakukan kepengurusan sebelumnya dan menghadirkan inovasi baru. Harapannya, IPM Kota Metro dapat menjadi rumah bagi pelajar untuk belajar, bergerak, dan memberikan manfaat,” tuturnya.
BACA JUGA:Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan
Pelantikan tersebut sekaligus menandai dimulainya periode baru kepengurusan PD IPM Kota Metro. Regenerasi ini diharapkan bukan hanya menjaga keberlangsungan organisasi, tetapi juga mencetak kader muda yang punya kemampuan memimpin dan peka terhadap persoalan di sekitarnya.
Bagi Pemkot Metro, keterlibatan pelajar dalam pembangunan menjadi salah satu investasi penting untuk menyiapkan sumber daya manusia berkualitas. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan, dan masyarakat pun dinilai perlu diperkuat.
Dengan ruang yang semakin terbuka, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton pembangunan. Mereka juga bisa menjadi bagian dari penggerak perubahan melalui ide, kreativitas, dan aksi nyata yang memberi manfaat bagi Kota Metro.