Bapanas Turun ke Yogyakarta Pantau Beras, Distribusi hingga Cadangan Pemerintah Dicek

Senin 28-09-2026,22:56 WIB
Reporter : Faqih
Editor : Alvin Septian

YOGYAKARTA, LAMPUIJO.CO.ID – Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi harga dan ketersediaan stok beras di sejumlah titik distribusi pangan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (26/9/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas pangan serta memastikan kebutuhan beras masyarakat tetap terpenuhi.

Pemantauan tersebut dipimpin oleh Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Bapanas dengan meninjau langsung jalur distribusi beras, mulai dari tingkat pasar hingga fasilitas penyimpanan. Langkah ini dilakukan untuk melihat kondisi pasokan, pergerakan harga, serta memastikan distribusi pangan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Sejumlah lokasi menjadi sasaran kunjungan, di antaranya Pasar Beringharjo, Manna Kampus, Rumah Pangan Kita (RPK) Wamira KKMP Purwokinanti, serta Gudang Purwomartani. Setiap lokasi memiliki peran dalam rantai pasok pangan, baik sebagai pusat perdagangan, saluran distribusi, maupun tempat penyimpanan cadangan beras.

Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Bapanas, Aulia Sofyan, Ph.D., menyampaikan bahwa pemantauan dilakukan untuk mendapatkan kondisi nyata mengenai ketersediaan dan pergerakan pasokan beras di lapangan.

BACA JUGA:YOGYAKOMTEK 2026 Hadirkan Tren AI, Robotika dan Perangkat Teknologi Terbaru di Yogyakarta

"Pemantauan secara berkala di berbagai lini distribusi sangat penting untuk memastikan keterjangkauan harga dan kecukupan stok di masyarakat. Dari hasil tinjauan hari ini, rantai pasokan beras di wilayah Yogyakarta berjalan baik dan ketersediaannya terpantau aman," kata Aulia, Sabtu (26/9/2026).

Saat melakukan pengecekan di Pasar Beringharjo dan Manna Kampus, tim Bapanas memastikan ketersediaan beras medium maupun premium sekaligus memantau perkembangan harga di tingkat pedagang dan konsumen. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga akses masyarakat terhadap pangan dengan harga yang stabil.

Selain memantau pasar dan ritel modern, Bapanas juga mengunjungi Rumah Pangan Kita (RPK) Wamira KKMP Purwokinanti untuk melihat pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga ketersediaan beras serta membantu masyarakat memperoleh pangan dengan harga terjangkau.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Gudang Purwomartani untuk memastikan kesiapan cadangan beras pemerintah. Keberadaan stok cadangan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan, terutama dalam menghadapi perubahan permintaan maupun potensi gangguan distribusi.

Bapanas memastikan pemantauan terhadap komoditas pangan strategis, khususnya beras, akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait.

Melalui pengawasan dari tingkat distribusi hingga penyimpanan, pemerintah berupaya menjaga kelancaran pasokan, mengendalikan stabilitas harga, serta memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga. (*).

Kategori :