KAI Daop 6 Pastikan Perjalanan Kereta Api Kembali Normal Usai KA Malabar Tertemper Truk di Klaten

Minggu 30-08-2026,11:03 WIB
Reporter : Faqih
Editor : Alvin Septian

YOGYAKARTA, LAMPUIJO.CO.ID — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta memastikan seluruh perjalanan kereta api yang berada di wilayah kerjanya telah kembali beroperasi secara normal setelah penanganan insiden KA 68 Malabar relasi Bandung–Malang yang tertemper truk di perlintasan sebidang JPL 295 Klaten, Kamis (27/8/2026) dini hari.

Proses evakuasi rangkaian KA Malabar serta perbaikan jalur yang terdampak telah diselesaikan oleh tim KAI. Setelah melalui pemeriksaan dan dinyatakan aman untuk dilalui, jalur kereta api kembali dibuka sehingga perjalanan seluruh KA keberangkatan Daop 6 Yogyakarta dapat berjalan sesuai jadwal.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menjelaskan bahwa KAI langsung melakukan langkah penanganan sejak kejadian berlangsung. Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan jalur sekaligus mengurangi dampak keterlambatan terhadap perjalanan pelanggan.

“Pasca evakuasi yang telah selesai dilakukan, KA Sancaka 84 relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng menjadi KA pertama yang melintas lokasi pada pukul 08.10 WIB. Seluruh KA kembali beroperasi dengan lancar dan tepat sesuai jadwal,” ujar Feni.

BACA JUGA:Musrenbangkal Condongcatur Sepakati RKPKal 2027, Aspirasi Warga Jadi Dasar Program Pembangunan

Feni menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas gangguan perjalanan yang terjadi akibat insiden tersebut. Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan, KAI memberikan layanan pemulihan (service recovery) kepada pelanggan yang mengalami keterlambatan perjalanan.

Layanan tersebut diberikan sesuai ketentuan yang berlaku berupa penyediaan minuman, makanan ringan, hingga makanan berat dengan menyesuaikan lama waktu keterlambatan yang dialami pelanggan.

Lebih lanjut, Feni menyampaikan apresiasi kepada pelanggan yang tetap bersabar selama proses penanganan berlangsung. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses evakuasi dan pemulihan jalur hingga perjalanan kereta api dapat kembali berjalan normal.

“KAI mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses evakuasi dan pemulihan jalur KA sehingga perjalanan dapat kembali berjalan lancar,” kata Feni.

Selain memastikan operasional kembali normal, KAI juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang kereta api. Pengguna jalan diminta mematuhi rambu keselamatan, berhenti sebelum melintas, memastikan kondisi jalur aman dengan melihat arah kanan dan kiri, serta memberikan prioritas kepada kereta api.

KAI menegaskan bahwa faktor keselamatan menjadi perhatian utama dalam setiap perjalanan. Masyarakat perlu memahami bahwa kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak karena membutuhkan jarak pengereman yang cukup panjang, sehingga pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api di setiap perlintasan sebidang. (Faqih).

Kategori :