PRINGSEWU, LAMPUIJO.CO.ID – Pendidikan politik bagi pemilih pemula disosialisasikan di SMKN 1 Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, Rabu (5/8/2026). Ratusan siswa tampak antusias mengikuti kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pringsewu.
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menegaskan bahwa demokrasi bukan sekadar urusan pejabat atau politisi, melainkan fondasi peradaban yang menentukan masa depan bangsa dan daerah.
Menurutnya, demokrasi saat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, politik identitas yang berlebihan, politik uang, rendahnya literasi digital, hingga sikap apatis terhadap politik.
“Berbagai tantangan tersebut harus dihadapi bersama melalui peningkatan pendidikan politik dan penguatan karakter kebangsaan. Untuk itu, Pemkab Pringsewu terus melakukan berbagai upaya, antara lain sosialisasi pendidikan politik di sekolah dan perguruan tinggi, penguatan wawasan kebangsaan, pendidikan etika politik, serta kolaborasi dengan KPU, Bawaslu, TNI-Polri, organisasi kepemudaan, media massa, dan media sosial sebagai sarana edukasi politik,” ujarnya.
BACA JUGA:Gagal Total! Pembobol Rumah di Pringsewu Tertidur Pulas Sebelum Sempat Kabur
Riyanto mengatakan, politik pada hakikatnya merupakan proses penetapan kebijakan publik dan pengelolaan sumber daya untuk kesejahteraan masyarakat. Karena itu, setiap keputusan pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat, memiliki dampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari.
“Menjadi pemilih yang cerdas berarti memilih dengan akal sehat dan nurani yang jernih. Kalian harus mampu menilai secara kritis visi, misi, program kerja, kompetensi, serta rekam jejak para calon pemimpin, bukan terpengaruh tekanan, bujukan, maupun informasi yang belum teruji kebenarannya,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, persatuan dan keharmonisan antarsesama warga harus tetap dijaga dan tidak boleh ternoda oleh perbedaan tersebut.
Karena itu, para pemilih pemula diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab, sebab keputusan yang diambil hari ini akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan dan kesejahteraan di masa mendatang.
“Masa depan kabupaten ini tidak ditentukan puluhan tahun dari sekarang, melainkan ditentukan oleh karakter, kejujuran, dan kepedulian yang kalian bangun mulai hari ini. Pemkab Pringsewu siap mendampingi, mendengarkan aspirasi, serta membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi generasi muda,” pungkasnya.