YOGYAKARTA, LAMPUIJO.CO.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Yogyakarta menggelar Pameran Foto Mozaik Jogja Asri di Grha Budaya Taman Budaya Embung Giwangan pada 8 –10 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Pemerintah Kota Yogyakarta sekaligus sarana publikasi berbagai capaian pembangunan dan pelayanan publik kepada masyarakat.
Pameran dibuka secara resmi oleh Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo didampingi jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta. Sebanyak 90 karya foto ditampilkan, menggambarkan perjalanan pembangunan kota, inovasi pelayanan publik, serta berbagai program kolaboratif yang melibatkan masyarakat.
Hasto mengatakan, pameran foto tidak hanya berfungsi sebagai ruang apresiasi karya visual, tetapi juga memiliki nilai strategis sebagai dokumentasi pembangunan daerah yang dapat menjadi referensi bagi generasi mendatang.
“Ini bagian dari mencatat apa yang dilakukan. Karena apa yang kita dokumentasikan dapat menjadi dokumen dan literatur yang bermanfaat pada masa mendatang. Harapannya, dokumentasi ini dapat menjadi referensi bagi generasi berikutnya maupun bagi pihak-pihak yang ingin mempelajari berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan,” ujar Hasto usai membuka dan meninjau pameran, Senin (8/6/2026).
BACA JUGA:JUNIVERSE 2026 Meriahkan Jogja City Mall dengan Beragam Event Sepanjang Juni
Menurutnya, pameran juga menjadi media untuk menyampaikan kepada masyarakat berbagai program pembangunan dan pelayanan publik yang telah dijalankan Pemerintah Kota Yogyakarta. Hal tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi ke-79 Pemkot Yogyakarta, yakni Jogja Asri yang merupakan akronim dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Hasto menegaskan bahwa setiap program pembangunan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di tengah upaya pemerintah dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran.
“Melalui pameran ini kami ingin menunjukkan bahwa berbagai kegiatan yang dilakukan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Setiap program yang dijalankan harus menghasilkan manfaat dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup warga,” ungkapnya.
Pameran Mozaik Jogja Asri menghadirkan berbagai dokumentasi visual, mulai dari sejarah Kantor Pemerintah Kota Yogyakarta dari masa ke masa, layanan publik yang dijalankan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga hasil pembangunan yang telah direalisasikan sepanjang tahun 2025.
BACA JUGA:Eko Wahyu Untoro Terpilih Aklamasi Jadi Ketua SMSI Lampung Timur 2026–2029
Selain itu, pengunjung dapat melihat dokumentasi pembangunan fasilitas publik, rencana pembangunan tahun 2026, kegiatan Gerakan Jogja Asri, hingga program bedah rumah berbasis gotong royong yang melibatkan pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha, dan komunitas.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Yogyakarta, Suciati Sah, menjelaskan bahwa pameran tersebut dihadirkan untuk mendokumentasikan sekaligus mempublikasikan berbagai capaian pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang telah dilakukan pemerintah daerah.
“Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa pembangunan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga mencakup pelayanan publik yang terus ditingkatkan untuk mendukung terwujudnya Jogja Asri,” kata Suciati.
Ia menambahkan, seluruh karya yang ditampilkan diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai proses pembangunan dan pelayanan yang terus dilakukan pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Tidak hanya menghadirkan pameran foto, rangkaian kegiatan juga diisi dengan workshop teknik fotografi menggunakan gawai yang diikuti siswa SMP Negeri se-Kota Yogyakarta. Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kreativitas generasi muda sekaligus memperkenalkan pentingnya dokumentasi visual dalam kehidupan sehari-hari.