METRO, LAMPUIJO.CO.ID — Dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah (UM) Metro bersinergi dengan Pemerintah Kota Metro menggelar pengobatan gratis, dengan mengusung tema “Kenali Hipertensi Sejak Dini” sebagai upaya aksi nyata pelayanan kesehatan kepada masyarakat berlangsung di Taman Merdeka Metro, Ahad,3/5/2026.
Hal ini diungkapkan oleh dr. Toumi Shiddiqi, Sp.PD., M.Kes. mewakili Dekan FK UM Metro, ketika dihubungi Jurnalis media ini, mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan bagian upaya pengabdian kepada masyarakat yang menjadi ruh pendidikan di lingkungan Muhammadiyah.
“Pelayanan ini bukan sekadar pemeriksaan kesehatan, tetapi juga bentuk dakwah. Muhammadiyah mengajarkan bahwa menjaga kesehatan adalah bagian dari menjaga amanah Allah atas tubuh kita,” ujarnya.
Menurutnya, fenomena hipertensi kini tidak lagi hanya menyerang kalangan lanjut usia, tetapi juga usia produktif akibat pola hidup yang kurang sehat. Karena itu, edukasi menjadi bagian penting dalam kegiatan ini.
BACA JUGA:Polda DIY Siapkan Pengamanan Humanis untuk Aksi May Day 2026 di Yogyakarta
Ia menambah bahwa, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi juga ruang edukasi dan kepedulian. Dari sana, lahir kesadaran baru, bahwa menjaga kesehatan adalah bagian dari ibadah, dan mengenali penyakit sejak dini adalah langkah awal menuju kehidupan yang lebih berkualitas.
Turut hadir Wali Kota Metro, memberikan apresiasi atas kontribusi FK UM Metro dalam mendukung program Metro Sehat. Ia menegaskan bahwa hipertensi merupakan ancaman serius yang sering tidak disadari.
“Hipertensi adalah silent killer. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberi pemahaman sekaligus akses layanan kesehatan agar lebih waspada dan mampu melakukan pencegahan sejak dini,” ungkap Walikota Metro.
Salah satu warga, Ibu Siti (45), mengaku bersyukur atas adanya kegiatan ini. Ia yang awalnya hanya berolahraga pagi, justru mendapatkan manfaat besar setelah mengetahui kondisi kesehatannya.
BACA JUGA:Libur Hari Buruh, KAI Daop 6 Layani Lebih dari 162 Ribu Penumpang
“Alhamdulillah, jadi tahu kalau tensi saya tinggi. Langsung dikasih obat dan nasihat. Ini sangat membantu masyarakat kecil seperti kami,” tuturnya.
Dari pantauan Media ini, terlihat sejak pagi, masyarakat tampak antusias memanfaatkan layanan pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, hingga konsultasi medis bersama para dokter.
Selain pelayanan medis, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi gaya hidup sehat. Mahasiswa dan tenaga medis aktif mengajak masyarakat menerapkan pola makan seimbang, mengurangi konsumsi garam, serta rutin berolahraga sebagai bagian dari ikhtiar menjaga kesehatan. (Guswir)