RSU Muhammadiyah Metro Resmi Lantik Dua Pejabat Struktural

Senin 04-05-2026,13:00 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

METRO, LAMPUIJO.CO.ID — Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammadiyah Metro resmi melantik dua pejabat struktural, guna memperkuat manajemen pelayanan, yang menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat, yang berlangsung di Aula AR Fachrudin pada Sabtu, 2/5/2026,

Direktur Utama RSU Muhammadiyah Metro, dr. Nil Rahmayeni, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penguatan sumber daya insani di level manajerial, yang dinilai krusial dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

Menurutnya, sinergi antar lini menjadi kunci utama dalam mendorong efektivitas pelayanan. Ia menegaskan bahwa pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu aktif berkoordinasi dan berkolaborasi dengan seluruh jajaran.

“Sinergi antar lini sangat penting. Kami berharap pejabat yang baru dilantik mampu aktif berkoordinasi dan berkolaborasi dengan seluruh jajaran untuk menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pelayanan,” ujarnya.

BACA JUGA:Polda DIY Siapkan Pengamanan Humanis untuk Aksi May Day 2026 di Yogyakarta

Ia menambahkan, penting bagi seluruh elemen rumah sakit, untuk membangun budaya kerja yang dilandasi keikhlasan serta orientasi pelayanan kepada masyarakat. 

Hal tersebut, lanjutnya, menjadi fondasi dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas.

“Dengan semangat pengabdian, kita jaga kualitas layanan agar rumah sakit terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Adapun dua pejabat yang dilantik yakni Klara Sinta, Amd.Kep. sebagai Manajer Pelayanan Pasien (MPP) dan Putri Indah Lestari, Amd.Kep. sebagai Asisten Manajer Rawat Jalan.

BACA JUGA:Libur Hari Buruh, KAI Daop 6 Layani Lebih dari 162 Ribu Penumpang

Sementara itu, Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) RSU Muhammadiyah Metro, Ns.Shidiq Aprizar, S.Kep., yang hadir mewakili Ketua BPH RSU Muhammadiyah Metro, H.Kasimun, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, jabatan adalah bentuk kepercayaan yang menuntut kinerja nyata dan integritas tinggi.

“Jabatan adalah kepercayaan. Kinerja nyata dan integritas menjadi hal utama yang harus ditunjukkan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan, khususnya di lini rawat jalan, perlu menjadi perhatian utama. Hal itu dapat diwujudkan melalui pembentukan budaya keramahan (hospitality) serta kepedulian (care) terhadap pasien.

BACA JUGA:Seminar Digital Newsroom di SMA At-Tanwir, Cetak Jurnalis Kompeten di Era Digital

Kategori :