"Pesannya sangat jelas, jangan sampai uang masyarakat yang sudah dipungut tidak berdampak pada kesejahteraan rakyat. Apalagi mengalir kepada oknum yang tidak bekerja. Jika ke depan ditemukan pihak lain yang ikut menerima aliran dana dengan niat jahat (mens rea) dan didukung alat bukti, itu juga korupsi dan akan kami tindak ," tambahnya.
BACA JUGA:Pemkot Yogyakarta Perketat Pengawasan Daycare, Pastikan Izin, Standar, dan Perlindungan Anak
Oleh karena itu, Kejaksaan mengajak seluruh jajaran birokrasi di Lombok Tengah untuk bersama-sama menutup celah korupsi di seluruh sektor pajak dan retribusi.
"Ayo kita lakukan perbaikan sistem. Jangan sampai ada kebocoran pendapatan negara di Lombok Tengah, sebuah daerah yang saat ini kemajuannya luar biasa. Harusnya, uang rakyat kembali untuk masa depan Lombok," imbaunya.
Ia meyakini pemerintah daerah memiliki komitmen yang sama. Namun, ia memastikan jaksa tidak akan segan bertindak represif jika imbauan perbaikan ini diabaikan.
"Kami yakin Pemda akan melakukan hal ini, ini murni hanya ulah segelintir oknum. Tapi ingat, kalau pencegahan sudah optimal tapi oknum-oknum ini masih bandel atau keras kepala, kami pastikan akan mengambil tindakan represif tegas sebagaimana arahan pimpinan yang sejalan dengan asta cita bapak presiden prabowo" pungkas Alfa Dera.