Condongcatur Matangkan Pengukuhan RT/RW, 828 Pengurus Diberi Seragam dan ATK

Kamis 23-04-2026,20:00 WIB
Reporter : Faqih
Editor : Alvin Septian

SLEMAN, LAMPUIJO.CO.ID – Pemerintah Kalurahan Condongcatur terus mempersiapkan pengukuhan pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) untuk masa bakti 2026–2031. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembagian seragam lurik dan alat tulis kantor (ATK) kepada calon pengurus, yang berlangsung di Pendopo Kalurahan Condongcatur, Senin (20/4/2026).

Sebanyak 828 calon pengurus RT dan RW tampak hadir untuk mengambil perlengkapan tersebut sebagai bagian dari kesiapan menjelang pengukuhan yang dijadwalkan pada Kamis (23/4/2026).

Susunan kepengurusan RT dan RW di Kalurahan Condongcatur untuk periode 2026–2031 sendiri telah terbentuk, mencakup 212 RT dan 64 RW yang tersebar di 18 padukuhan. Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya penertiban administrasi sekaligus memperkuat jalannya pemerintahan kalurahan agar lebih efektif, dengan tetap mengedepankan nilai gotong royong.

Lurah Condongcatur, Dr. Reno Candra Sangaji, mengatakan bahwa para pengurus yang akan dikukuhkan terdiri dari unsur ketua, sekretaris, dan bendahara di masing-masing wilayah.

BACA JUGA:Dua Malam Penuh Emosi, 'Berembuk Rasa' Tampilkan Teater Kolaboratif di Metro

“Pengukuhan akan diikuti 828 pengurus dari 64 RW dan 212 RT di 18 padukuhan. Karena jumlahnya cukup banyak, pelaksanaan akan dipusatkan di Auditorium UPN ‘Veteran’ Yogyakarta,” ujar Reno.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut direncanakan dihadiri oleh Bupati Sleman yang akan memberikan sambutan sekaligus arahan. Selain itu, akan ada pemaparan terkait tugas dan fungsi RT/RW oleh Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sleman.

Sementara itu, Jagabaya Condongcatur, Rudi Antariksawan, yang menjadi penanggung jawab kegiatan, menekankan pentingnya keseragaman dalam membangun kekompakan antar pengurus.

“Supaya terlihat rapi dan kompak, sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan, seluruh pengurus dibekali seragam lurik bermotif khas Ngayogyakarta,” kata Rudi.

BACA JUGA:PSB SMAS TMI Roudlatul Qur’an Metro Berjalan Lancar, Pendaftaran Tiga Gelombang Dibuka hingga Juni 2026

Selain seragam, para pengurus juga menerima ATK untuk menunjang kebutuhan administrasi di tingkat RT dan RW. Ia menyebutkan, latar belakang para pengurus cukup beragam, mulai dari dosen, guru, ustaz, hingga pelaku usaha dan wiraswasta.

“Dari 828 pengurus tersebut, ada 58 perempuan yang turut ambil bagian. Mereka dipilih secara demokratis dan dipercaya oleh warga di wilayah masing-masing,” ungkapnya.

Peran RT dan RW sendiri mengacu pada Peraturan Bupati Sleman Nomor 44.2 Tahun 2020 serta Peraturan Kalurahan Condongcatur Nomor 05 Tahun 2020. Dalam aturan tersebut, RT dan RW bertugas membantu pemerintah kalurahan dalam mengoordinasikan pelayanan pemerintahan, pembangunan, hingga kegiatan kemasyarakatan.

Selain itu, RT dan RW juga berperan sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah kalurahan.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Pemerintah Kalurahan Condongcatur berharap proses pengukuhan dapat berjalan lancar dan para pengurus yang dilantik mampu menjalankan tugasnya secara optimal dalam melayani masyarakat. (Faqih).

Kategori :

Terpopuler