Tiga Pamong Condongcatur Selesaikan Studi Lanjut di STPMD APMD Yogyakarta

Rabu 15-04-2026,19:46 WIB
Reporter : Faqih
Editor : Admin Lampu Ijo

SLEMAN, LAMPUIJO.CO.ID — Tiga pamong Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, menambah capaian di bidang pendidikan setelah berhasil menuntaskan studi lanjut di Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) “APMD” Yogyakarta. Ketiganya diwisuda di Gedung Ganesha, Sabtu (11/4/2026).

Mereka adalah Al Thouvik Sofisalam, S.IP (Kamituwa), Retnaningsih, S.Sos (Dukuh Joho), serta Irfani Reza Pahlevi, S.Pd., M.Pd., M.IP (Dukuh Pondok). Kelulusan ini semakin menambah jumlah aparatur Condongcatur yang memiliki kualifikasi pendidikan tinggi.

Al Thouvik menyelesaikan pendidikan S1 Ilmu Pemerintahan dalam waktu 3 tahun 4 bulan dengan predikat cum laude dan IPK 3,89. Skripsinya mengangkat tema partisipasi masyarakat dalam kebijakan Kalurahan Ramah Anak di Condongcatur.

Retnaningsih menempuh S1 Pembangunan Sosial melalui jalur alih jenjang dari D3 selama dua tahun. Ia menulis skripsi tentang modal sosial kampung sentra industri konveksi dalam meningkatkan kesejahteraan warga Padukuhan Joho.

BACA JUGA:Harga Minyak Goreng dan Gula di Kota Metro Masih Belum Stabil

Sementara itu, Irfani Reza Pahlevi merampungkan studi Magister Ilmu Pemerintahan (S2) dalam tiga tahun. Tesisnya membahas evaluasi kebijakan pengelolaan sampah di Kalurahan Condongcatur, Kabupaten Sleman.

Al Thouvik mengatakan, selama kuliah ia banyak mendapatkan pemahaman baru yang memperkuat pengalaman kerjanya di pemerintahan kalurahan.

“Materi yang dipelajari sangat berkaitan dengan pekerjaan sehari-hari, terutama soal kebijakan publik dan tata kelola pemerintahan. Harapannya bisa berdampak pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Retnaningsih mengaku pengalaman belajar di STPMD APMD memberi perspektif baru, terutama terkait dinamika sosial di tingkat desa.

BACA JUGA:IPNU-IPPNU Lampung Dorong Gen Z Bangun UMKM Lewat Bimtek dan Inkubator Bisnis

“Selain menambah ilmu, saya juga belajar dari teman-teman dengan latar belakang berbeda. Ini membuka wawasan tentang keberagaman dan pembangunan desa,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kalurahan Condongcatur yang telah memberikan kesempatan bagi pamong untuk melanjutkan pendidikan.

Hal senada disampaikan Irfani Reza Pahlevi. Ia menilai program Studi Lanjut Pamong Kalurahan (SULAPAN) sangat membantu dalam memperkuat kapasitas aparatur.

“Program ini sangat bermanfaat, terutama untuk membekali pamong agar lebih siap menghadapi perkembangan zaman dan persoalan masyarakat yang semakin kompleks,” imbuhnya.

Sementara itu, Lurah Condongcatur, Dr. Reno Candra Sangaji, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Kategori :