Program Desaku Maju juga terintegrasi dengan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah Provinsi Lampung akan memfasilitasi kerja sama antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam program tersebut agar desa dapat menjadi pemasok bahan baku pangan secara langsung.
"Kami ingin perputaran ekonomi dari program nasional benar-benar dirasakan oleh petani dan pelaku UMKM di desa," katanya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Mirza turut mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM), hilirisasi komoditas unggulan, dan pembangunan infrastruktur sebagai pilar utama percepatan pembangunan di Kabupaten Lampung Utara.
Ia menyampaikan ketiga sektor tersebut dinilai menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA: Arus Balik Lebaran 2026 Masih Padat, Penumpang KAI Daop 6 Yogyakarta Tembus 64 Ribu di H+7
"Mari kita satukan komitmen untuk mengoptimalkan potensi lokal sebagai mesin pertumbuhan utama pembangunan daerah, melalui penguatan SDM, hilirisasi komoditas unggulan, dan dukungan infrastruktur yang memadai. Saya yakin Lampung Utara akan semakin membuktikan dirinya sebagai pusat pertumbuhan yang maju dan sejahtera," ujar Gubernur Mirza.
Menurut Mirza, peningkatan kualitas SDM menjadi fondasi utama pembangunan. Kabupaten Lampung Utara sendiri memiliki potensi besar di berbagai komoditas seperti ubi kayu, jagung, padi, kedelai, kopi, karet, dan pisang yang perlu dikelola secara optimal.
"Kita membutuhkan SDM yang terampil dan produktif agar mampu mengelola potensi tersebut dan meningkatkan nilai tambah bagi petani dan perekonomian daerah," katanya.
Ia menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan dan peningkatan layanan kesehatan.
BACA JUGA:Bulog DIY Percepat Distribusi Bantuan Pangan Pasca Lebaran 2026, Jaga Harga Tetap Stabil
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara juga diminta memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah serta meningkatkan relevansi kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
"Pendidikan dan kesehatan harus menjadi prioritas, karena dari situlah lahir SDM unggul yang mampu bersaing dan menjawab kebutuhan pembangunan," tegasnya.
Berdasarkan data, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Lampung mencapai 73,98 atau kategori tinggi. Sementara IPM Lampung Utara berada di angka 72,28 dengan pertumbuhan 1,2 persen.
"Capaian ini harus terus kita dorong agar kualitas hidup masyarakat semakin meningkat dari waktu ke waktu," ujar Mirza.
Selain SDM, Mirza menyoroti pentingnya penguatan struktur ekonomi daerah melalui hilirisasi komoditas unggulan. Langkah ini diyakini mampu meningkatkan nilai tambah serta memperkuat daya saing produk lokal.
BACA JUGA:Layanan Publik Sleman Kembali Normal Usai Lebaran, MPP dan Puskesmas Beroperasi Lancar