Condongcatur Wakili Sleman di Lomba Posyandu DIY 2026

Minggu 08-03-2026,23:52 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

SLEMAN, LAMPUIJO.ID — Pemerintah Kabupaten Sleman mulai mematangkan persiapan menghadapi Lomba Posyandu Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2026. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan lomba di Ruang Wacana Loka Kalurahan Condongcatur, Kamis (5/3/2026).

Rakor tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman dengan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Sleman, perwakilan OPD seperti Dinas PMK, Dinas Kesehatan, BPBD, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas P3AP2KB, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPKP, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, serta Satpol PP Kabupaten Sleman. Selain itu turut hadir Panewu Depok, Lurah Condongcatur beserta jajaran, Ketua TP PKK Condongcatur, TP Posyandu Kalurahan, kader Posyandu, kader kesehatan, hingga perwakilan Posyandu Asapargus II Babadan Baru Kentungan sebagai sampel lokasi lomba.

Wakil Ketua TP Posyandu yang juga Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Sleman, R. Ay. Sri Hapsari Suprobo Dewi, SE mengatakan Kalurahan Condongcatur dipilih mewakili Kabupaten Sleman karena berhasil meraih juara pertama lomba Posyandu tingkat kabupaten pada 2025.

BACA JUGA: KAI Daop 6 dan Polda DIY Bersinergi Pastikan Angkutan Lebaran 2026 Aman dan Lancar

Menurutnya, Posyandu kini telah bertransformasi menjadi Posyandu dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang melayani siklus hidup masyarakat secara terintegrasi.

“Posyandu saat ini mencakup enam bidang layanan, yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial sesuai amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024,” ujarnya.

Ia berharap keikutsertaan Condongcatur dalam lomba tingkat DIY dapat menjadi motivasi bagi Posyandu di Sleman untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kami berharap lomba ini dapat memotivasi Posyandu untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Mari kita sukseskan bersama demi kesehatan masyarakat Sleman,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Kabupaten Sleman, Ekowati, SH menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam percepatan penerapan Posyandu berbasis enam SPM di seluruh wilayah Sleman.

BACA JUGA:Dinkes Yogyakarta Ajak Masyarakat Cegah Obesitas Lewat Pola Hidup Sehat

Ia menyebutkan, hingga saat ini Kalurahan Condongcatur telah membentuk 40 kelembagaan TP Posyandu yang aktif mendukung program pelayanan masyarakat.

Ekowati menjelaskan, dalam tahap awal lomba, tim Posyandu Condongcatur harus mengunggah berbagai dokumen dan bukti dukung kegiatan yang berkaitan dengan enam bidang SPM melalui Google Drive yang telah disiapkan.

“Data kegiatan yang mencakup enam SPM beserta bukti dukung harus diunggah paling lambat 8 Maret 2026 pukul 16.00 WIB. Jika lolos tiga besar, akan dilanjutkan dengan penilaian lapangan oleh tim juri dari DIY,” jelasnya.

Dalam rakor tersebut, masing-masing OPD juga memberikan arahan terkait kebutuhan data yang harus dipersiapkan oleh tim Posyandu Condongcatur. Seluruh OPD yang hadir menyatakan komitmen untuk memberikan dukungan penuh agar persiapan lomba berjalan maksimal.

Kategori :